Beranda Ekonomi

Kadis Diskoprindag,Optimis Produk Lokal UMKM Mampu Berdaya Saing

19
0

Sumbawa-Geliat pertumbuhan pelaku usaha di daerah cukup berkembang baik dan signifikan, sehingga perekonomian berjalan dengan optimal di kalangan masyarakat.

Berbagai upaya dalam mengembangkan dan membina para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa agar bisa berdaya saing dan hasil produk UMKM ternyata begitu sulit masuk dalam retail modern.

Oleh karena itu, terkait persoalan tersebut yang menjadi kendala masuknya produk UMKM di retail modern, lebih pada pengemasan (packing) higienitas produk serta labeling atau brand mark dari produk tersebut.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Sumbawa H Arif, M.Si mengungkapkan, bahwa terkait persoalan produk-produk UMKM lokal yang sulit tembus pasar retail modern, namun moncer di pasar tradisional tak membuat para pelaku UMKM tersebut pesimis dalam menjalankan usahanya.

Menurutnya, selain persoalan pengemasan, label dagang serta higienitas produk, pola pembayaran dari retail modern yang sifatnya berkala juga menjadi kendala, ujar Haji Arif saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Selanjutnya Haji Arif menjelaskan, produk UMKM lokal kita agak sulit masuk retail modern tersebut karena ada aturan di retail modern sistem pembayaran yang terlalu rumit, salah satu contoh UMKM masukan produknya serta laku tetapi pembayarannya nanti di himpun dan berkala, ujarnya.

Keterlambatan atau pembayaran yang berkala tersebut akan mengganggu modal usaha bagi UMKM. ” Tentu saja sangat menganggu perputaran modal, karena kita tahu modal UMKM itu kecil, kalau dibayarkan nanti di belakang itu bisa mengganggu usaha,” katanya.

Kendati demikian, produk-produk UMKM lokal yang ada di daerah sudah cukup bisa diperhitungkan di pasaran nasional maupun daerah, dan Insya Allah, produk UMKM kita bisa berdaya saing. Salah satunya produk garam yang sudah memiliki standar nasional Indonesia (SNI), Madu Sumbawa yang cukup dikenal. Selain itu ada banyak produk UMKM kita yang lainnya tak kalah saing dengan produk ternama, salah satunya produk kopi, garam, dan madu serta makanan ringan lainnya.

” Untuk itu, mari kita semua masyarakat Kabupaten Sumbawa agar mengkonsumsi hasil produk lokal hasil UMKM. Sehingga dapat membantu perekonomiannya para pelaku usaha tersebut,” pungkasnya. (bs/sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here