Beranda Politik

DPR Minta Dirut PDAM Yang Baru Bisa Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Konsumen

62
0

Sumbawa – Berbagai upaya yang dilakukan Perusahan Air Minum Daerah (PDAM) melakukan pembenahan dalam memberikan pelayanan yang baik dan profesional untuk masyarakat.

Terlebih saat ini, seleksi pimpinan perusahan daerah tersebut tengah berlangsung dan menjadi sorotan publik baik dari kalangan masyarakat maupun politisi di parlemen.

Terkait hal tersebut, Salah satu Pimpinan DPRD Kab. Sumbawa Drs. H. Muhammad Ansori, angkat bicara mengenai Pimpinan (Direktur/red) PDAM kedepannya sosok figur yang profesional dan inovatif. Sehingga, dapat membenahi persoalan – soalan yang ada di lapangan serta keluhan masyarakat, dan tidak hanya mengharapakan pada anggaran dari pemerintah (APBD). ujar politisi Gerindra kepada awak media di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

“yang pasti dirut PDAM yang baru harus memiliki kapasitas dan kapabilitas, professional,Jangan cuma bisa mengharapkan APBD saja, dan jangan hanya dia rugi-rugi saja. Harus orang yang punya inovasi dan bekerja keras,” ucapnya.

Selanjutnya politisi Gerinda Ansori mengatakan bahwa Direktur perusahaan daerah tersebut yang baru harus melakukan pembenahan dan penyegaran, baik didalam maupun di luar. Sehingga persoalan sama sebelumnya serta tidak muncul lagi kedepannya, dengan adanya direktur baru terutama dalam pelayanan air layak konsumsi ke konsumen. ungkap Ansori sapaan akrab politisi partai gerindra.

“Banyak hal yang harus dibenahi, salah satunya profesionalisme didalam perusahaan tersebut, tidak ABS (Asal Bos Senang, red). Jangan sampai persoalan yang sama, muncul lagi dengan direktur yang baru tentang pelayanan. Jangan sampai keluhan masyarakat kembali, macet lagi. Pasang baru, macet lagi. Kalau hujan yang keluar tidak jernih,” katanya.

Kendati demikian, Ansori berharap direktur baru PDAM merupakan figur yang memiliki kapasitas dan kemampuan, serta memiliki komitmen untuk membenahi segaka persoalan yang selama ini terjadi.

Sehingga khusus daerah pelayanan yang masih memiliki kendala jaringan, agar menjadi perhatian untuk dilakukan penataan dan perbaikan ulang agar pelanggan tidak merasa dirugikan.

“Ada peremajaan, sehingga orang yang betul-betul professional. Ini kan sudah masuk tahapan jangan atas dasar kedekatan dengan pemilik modal serta yang punya saham, pemerintah daerah,” pungkasnya.(bs/sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here