Beranda Politik

Ini Tanggapan Ketua Komisi IV DPRD Terkait Pembangunan Puskesmas Lantung Dan Ropang

12
0

Sumbawa Besar – Pembangunan Daerah dalam berbagai bidang baik infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Kini terus menjadi sorotan publik, salah satunya pembangunan salah satu puskemas yakni di kecamatan Ropang dan puskesmas kecamatan Lantung. Saat ini, para wakil rakyat di parlemen gedung putih DPRD Sumbawa mulai geram dan Angkat bicara terkait sejumlah pembangunan tersebut.

Dimana salah satu pembangunan Puskesmas tersebut hingga saat ini belom tuntas, Padahal sudah menelan anggaran milyaran rupiah. diketahui Sumber Anggaran berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut tak kunjung kelihatan tuntas pembangunannya. pasalnya deadline waktu hingga akhir Januari, kami pesimis kalau pembangunan puskesmas tersebut tak dapat dituntaskan dengan baik dan maksimal. ujar ketua Komisi IV Ismail Mustaram, SH.,MH saat ditemui diruang kerjanya. Senin (27/1).

“Minggu kemarin, kami bersama Wakil Ketua Nanang Nasiruddin S.AP berserta dengan anggota Komisi III dan Komisi IV sudah melaksanakan monitoring, inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan Puskesmas tersebut,” ungkap politisi PPP tersebut.

Selanjut ismail memaparkan bahwa saat melakukan sidak, kami melihat langsung kondisi pembanguan puskesmas Lantung diperkirakan sekitar 70 % dan Puskesmas Ropang sekitaran 40%. Untuk itu dengan masa penambahan kerja 50 hari kontrak pekerjaan sudah mau habis. Kendati demikian dengan masih banyak tersisa volume yang belum terselesaikan di lokasi tersebut, tentunya pasti kami sebagai wakil rakyat di parlemen merasa kecewa serta marah atas kondisi tersebut.

“kami meminta agar pemda bisa selektif dalam melakukan tender-tender proyek terkait sejumlah pembangunan yang ada di daerah dan melihat tredrecord terkait perusahaan tersebut,” tegasnya.

Lebih jauh politisi PPP menegaskan bahwa usai bimtek para Anggota DPRD Sumbawa nanti, kami akan meminta penjelasan kepada pihak terkait dengan keadaan pembangunan hingga saat ini belum terselesaikan baik dari pihak kontraktor, Konsultan pengawas maupun Dinas Kesehatan sumbawa. “Pembangunan puskesmas tersebut, Impossible bisa tuntas hingga akhir januari 2020, kami berharap agar pembangunan di daerah kedepannya perlu direncanakan dengan mantang dan baik sehingga tidak terkesan asal-asalan,” pungkasnya.(bs/sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here